oleh

Luar Biasa, Santri Yogya Kuasai Malioboro

YOGYA (NUJogja) – Para santri dari 45 pesantren se-DIY betul-betul menguasai Jalan Malioboro Yogya. Mereka memikat masyarakat dengan berbagai atraksi dan kreativitasnya. Masyarakat pun banyak yang berdecak kagum melihatnya.

“Luar biasa, saya sampai mrinding menyaksikannya. Ini suatu event yang tidak saya bayangkan sebelumnya. Ternyata para santri mampu tampil seperti ini,” kata Timotiyus Apriyanto, aktivitas Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) Yogyakarta.

Hal ini terjadi pada Grebeg Santri dalam sebagai rangkaian Hari Santri Nasional (HSN), Minggu (13/10). Mengusung tema ‘Santri Nyawiji Indonesia Gumregah’, pawai tersebut sarat nuansa seni budaya sekaligus unsur keagamaan. Berbagai simbol ditampilkan dalam pawai yang diikuti tidak kurang 4.000 santri dari 45 pesantren di DIY. Mulai dari lambang Garuda Pancasila yang menegaskan bahwa santri dan NU siap membela NKRI sebagai harga mati, hingga simbol pewayangan yang ikut meneguhkan bahwa santri juga cinta seni tradisi.

Di pusat kota Yogyakarta ini, para santri juga tak henti-hentinya menyanyikan mars Nahdlatul Ulama (NU) ‘Yalal Wathan’ ciptaan KH Wahab Chasbullah. Juga nyanyian lain ciptaan mereka sendiri, misalnya Ayo mondok atau Wayahe Ngaji.

Suasana benar-benar meriah. Pawai Grebeg Santri mendapat sambutan antusias masyarakat yang memadati sepanjang jalur yang dilewati. Mereka mengabadikan tiap momen melalui kamera ponselnya. Bahkan tidak sedikit yang memanfaatkan event itu sebagai ajang berswafoto. Tak hanya kalangan santri maupun warga nahdliyin, masyarakat umum juga larut dalam keceriaan bersama santri yang mengikuti pawai. (Lutfi)

Baca Juga   Deddy Corbuzier Masuk Islam Dibimbing Gus Miftah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed