oleh

Kiai Daman Rais Syuriah, Dr Riyanto Ketua Tanfidziyah

-Bantul, PCNU-92 views

BANTUL (NUJogja) – KH Damanhuri terpilih menjadi Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bantul periode 2019-2024. Sedang Dr H Riyanto terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah.

Pemilihan berlangsung dalam Konferensi Cabang PCNU Bantul di kantor setempat, Sabtu (3/8). Sidang pemilihan Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah dipimpin Wakil Ketua PWNU DIY H Fahmi Akbar Idries SE.

KH Damanhuri terpilih menjadi Rais Syuriah setelah Ahlul Halli wal aqdi (Ahwa) melaksanakan sidang tertutup sekitar lima belas menit. Ahwa dalam pemilihan Rais Syuriah tersebut terdiri KH Yasin Nawawi, Dr Dadan Muttaqin, KH Rohmat Salim, KH Busrowi, KH A Dakhori.

Usai Sidang tertutup KH. Yasin Nawawi sebagai pimpinan sidang mengumumkan hasil sidang Ahwa. “Nama yang diputuskan oleh Ahwa yaitu kepada beliau KH. Damanhuri. Saya mempunyai beban yang sangat berat. Semoga keputusan ini tidak salah dan apa yang kami putuskan bersama mendapatkan ridho dari Allah swt,” tegas Gus Yasin di hadapan para peserta Konfercab.

Selanjutnya Wakil Ketua PWNU DIY, Fahmy Akbar Idries mengetok palu sebagai tanda resmi bahwa KH Damanhuri telah menjadi Rais Syuriah PCNU Bantul untuk lima tahun ke depan. “Saya menyampaikan terima kasih kepada Gus Yasin yang sudah memimpin sidang Ahwa. Anggota Ahwa menunjuk KH. Damanhuri menjadi Rais Syuriah PCNU bantul 2019-2024. Dengan ini saya nyatakan Rais Syuriah PCNU Bantul 2019-2024, kita mohonkan kepada KH. Damanhuri. Setuju?” ujar Fahmi mengetok palu yang kemudian dijawab serentak oleh para peserta dengan jawaban setuju.

Setelah itu dilakukan pemilihan Ketua Tanfidziyah secara demokratis. Hasilnya,Dr H Riyanto yang sehari-hari menjadi dosen UIN Sunan Kalijaga terpilih menjadi ketua. Dr H Riyanto yang pernah menjabat sebagai Ketua PC GP Ansor Bantul juga menyatakan kesanggupannya memimpin PCNU Bantul periode 2019-2024.

“Alhamdulillah pleno keempat telah dilewati dengan menggembirakan. Kami mewakili PWNU, saya, Pak Muhtar dan KH. Habib Syakur mohon maaf jika dalam memimpin sidang banyak kesalahan. Dengan ini saya nyatakan Konfercab Bantul telah selesai dan ditutup. Terima kasih,” tegas Fahmi. (*)

Panitia Konfercab NU dan Muslimat NU saat silaturahmi ke Redaksi KR.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *