by

DIY Bisa Jadi Pusat Kebangkitan NU

NUJogja – Pengurus Wilayah Nadlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU DIY) mengumpulkan kader-kader NU strategis se-DIY di gedung PWNU DIY Jalan MT Haryono, Minggu (23/6/2019). Acara dikemas dalam acara Syawalan PWNU dan konsolidasi pengurus dengan kader strategis NU se-DIY dengan tema “Membangun Sinergi Menyongsong An-Nahdloh Ats-Tsaniyah Tahun 2026”.

Sekretaris PWNU DIY,  Drs H Muhtar Salim menjelaskan, yang diundang pada kesempatan ini para pengurus NU se DIY 200 orang, warga NU di DPD dan DPR RI lintas parpol 4 orang, DPRD Propinsi dan Kabupaten se DIY 58 orang, Wakil Bupati, Kepala Dinas, Camat dan Lurah se DIY 68 orang.

Menurut Ketua PWNU DIY Prof Dr H Nizar Ali, pasca Pemilu ini ada 58 kader NU DIY yang terpilih menjadi wakil rakyat di legislatif, baik DPD RI, DPR RI dan DPRD DIY dan 5 kabupaten/kota se-DIY. “Ini merupakan potensi besar yang perlu disinergikan,” katanya. Acara diakhiri dhahar kembul puluhan tumpeng. 
 
Pada kesempatan kemarin hadir caleg terpilih untuk DPR RI H Sukamto SH. Caleg terpilih DPD RI Dr H Hilmy Muhammad, dan para caleg lainnya. Hadir juga Wakil Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih.  Sedang untuk memotivasi sinergi dihadirkan KH Adnan Anwar, instruktur nasional Pendidikan Kader Penggerak NU Pusat. 

Katib Syuriah PWNU DIY KH Chasan Abdullah menjelaskan, terpilihnya Dr KH Hilmy Muhammad sebagai calon anggota DPD RI dengan suara hampir 300 ribu merupakan bukti solidnya warga NU DIY setelah dilakukan konsolidasi selama ini. “Ini menunjukkan warga NU DIY mudah dikonsolidasikan. Ini merupakan potensi besar untuk kejayaan NU. Karena itu konsolidasi harus diteruskan untuk segala bidang,” tandasnya. 

Salah satu kader NU, H Sukamto SH mengaku keberhasilannya terpilih menjadi anggota DPR RI juga merupakan keberhasilan NU. Karena itu dirinya juga merasa miliki NU. “Apa dhawuh NU saya siap sendhiko dhawuh,” katanya sambil  menambahkan mohon doa dan petunjuk para Kiai NU sehingga keberadaannta di legislatif bermanfaat untuk NU dan masyarakat. “Mohon doanya semoga saya bisa menjalankan amamah denganbaik dan tidak mengecewakan,” tambahnya.  

Sedang KH Adnan Anwar yakin DIY bisa menjadi pusat kebangkitan NU. Sebab di kota ini banyak SDM berkualitas. “Dulu kalau ke Yogya saya ragu-ragu, ada NU tidak. Sekarang sudah tidak ragu lagi, ” katanya. (Fie) 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed