by

Khatam Al-Qur’an, Ma’arif Beri Sertifikat

NUjogja- Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kulonprogo memberi sertifikat khatam Alquran kepada 65 siswa/siswi Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD dan MI) se-Kulonprogo di lantai tiga Kantor NU setempat, Sebokarang Wates, Sabtu (13/1). Acara dihadiri Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG (K) serta sejumlah kiai, di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Wates (Pesawat) KH Ahmad Su’adi.

Menurut Ketua LP Ma’arif Kulonprogo Arif Sudarmanto SH, penyerahan sertifikat khatam Al-Qur’an tersebut sebagai bentuk komitmen lembaga pendidikan di bawah NU dalam menciptakan generasi yang Islami dan berkarakter. “Selain itu juga bukti nyata dukungan terhadap Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan Karakter yang telah dilaksanakan di Kabupaten Kulonprogo,” katanya.

Diakui, pemberian sertifikat khatam Alquran bagi anak-anak SD dan MI memang baru kali pertama, tapi ke depan LP Ma’arif Kulonprogo secara rutin setiap tahun akan memberikan sertifikat, sehingga seluruh anak didik tingkat SD dan MI di bawah LP Ma’arif Kulonprogo mengantongi sertifikat dimaksud.

“Sebenarnya sudah banyak siswa dan siswi SD dan MI Ma’arif Kulonprogo yang khatam Al-Quran tetapi memang belum kami beri sertifikat. Dengan diberikannya sertifikat harapan kami siswa dan siswi akan semakin menjadi anak yang soleh dan solehah sehingga berakhlakul karimah atau berahlak mulia,” ujarnya didampingi salah satu Pengurus LP Ma’arif setempat Nur Aini.

Proses pemberian sertifikat memang tidak gampang, karena sebelum anak-anak itu mendapat sertifikat harus ada rekomendasi dari pihak sekolah atau kiai yang membimbing mereka serta dilakukan ujian membaca Al-Qur’an di depan tim yang berkompeten.

Bupati Kulonprogo dr Hasto Wardoyo mengapresiasi langkah LP Ma’arif Kulonprogo memberi sertifikat khatam Al-Qur’an kepada siswa dan siswi SD dan MI. Pihaknya berharap lembaga-lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta lainnya mengikuti langkah LP Ma’arif Kulonprogo sehingga pelaksanaan pendidikan karakter di kabupaten ini semakin membumi dan tujuan dibuatnya Perda Pendidikan Karakter akan semakin terwujud.

“Kalau kita mengacu perda tersebut sesungguhnya para pengelola sekolah tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan pendidikan karakter. Sebab perda mengamanatkan murid-murid SD dan MI di Kulonprogo harus khatam Al-Qur’an. Sehingga tentu akan lebih sempurna jika anak-anak tersebut diberi sertifikat sebagai penghargaan sekaligus pengakuan kalau anak-anak SD dan MI kita sudah khatam Al-Qur’an,” terangnya menambahkan sekolah-sekolah lain bisa bekerjasama dengan LP Ma’arif NU atau Dinas Pendidikan dalam pemberian sertifikat khatam Alquran. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed