by

Spirit Nasionalisme, Santri Perangi Narkoba

YOGYA (NUJogja) – Semangat jiwa nasionalisme bagi santri harus terus digalakan, salah satunya dengan memiliki spirit untuk memberantas narkoba dan obat-obatan terlarang.

Dalam upacara apel Hari Santri Nasional (HSN) di Pondok Pesantren Nurul Ummah, Kapolresta Yogyakarta Kombespol Tommy Wibisono mengatakan, peredaran narkoba saat ini sudah sangat meresahkan. Bagi santri yang tinggal di pondok pesantren dan jauh dari orang tua, hal tersebut harus menjadi perhatian ekstra. Selain memiliki dasar ilmu agama yang kuat, secara nasionalis santri juga harus berani memerangi peredaran narkoba.

“Santri jangan sampai terpengaruh ke hal-hal negatif, seperti narkoba. Dengan tema HSN ‘Santri Mandiri NKRI Hebat’ kita harus menunjukkan, bahwa santri turut ikut andil memerangi dan menjauhi narkoba sebagai wujud rasa nasionalisme kita,” katanya pada upacara apel HSN di Lapangan Pondok Pesantren Nurul Ummah, Kotagede, Yogyakarta, Minggu (22/10).

Ditambahkan Kapolresta, spirit nasionalisme juga harus terus digelorakan pada santri. Pasalnya, Islam dan nasionalisme sudah menjadi kesatuan di tanah NKRI dan bersanding dengan paham kebangsaan paham ideologi Pancasila. “Di era yang semakin canggih, kemajuan digital juga harus dimanfaatkan dengan baik. Banyaknya berita hoax dengan menyinggung isu ras dan agama juga harus dapat disaring jangan sampai terbawa dan mengarah pada tujuan untuk memecah belah persatuan,” lanjutnya.

Sementara itu Ketua Tanfidiyah PCNU Yogyakarta, Kyai Haji Ahmad Yubaidi mengatakan, terkait tema HSN sangat relevan dengan kondisi saat ini. Santri harus dituntut lebih cerdas baik dalam ilmu agama dan juga wawasan kebangsaan. Dikatakannya santri juga harus turut serta bersama bangsa Indonesia untuk memerangi permasalahan ang akhir-akhir ini marak seperti paham radikalisme juga kenakalan remaja.

“Santri harus mencintai bangsa ini seperti dulu para ulama yang ikut memperjuangkan kemerdekaan bangsa, naun demikian para santri juga harus selalu melandasi dasar pikiran mereka dengan sifat toleransi agar kesatuan dan persatuan NKRI tetap terjaga,” tukasnya. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed